Polres Barito Utara Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Sikui, Dorong Stabilitas Harga dan Sejahterakan Warga
Inews Muara Teweh- Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok terus dilakukan Polres Barito Utara. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), jajaran kepolisian kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Balai Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Senin pagi (29/9/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah untuk mengendalikan inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau.
1. Ribuan Kilogram Beras Disalurkan
Dalam kesempatan tersebut, Polres Barito Utara menyalurkan 1.410 kilogram beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang dibagikan kepada sekitar 141 kepala keluarga di Desa Sikui dan sekitarnya. Program ini merupakan hasil kerja sama erat antara Polres Barito Utara dengan Perum Bulog Cabang Barito Utara.
Harga beras yang dijual pun dipastikan lebih murah dibanding harga pasaran, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program ini.
2. Dukungan Penuh dari Aparat dan Pemerintah Desa
Kegiatan dipimpin langsung oleh KBO Sat Binmas Polres Barito Utara IPTU Yusriansyah, didampingi anggota Sat Binmas serta Bhabinkamtibmas Desa Sikui BRIGPOL Ewing H.P.. Kehadiran aparat kepolisian ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Sikui, Benny, yang menyambut baik program pangan murah tersebut.
“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan Bulog untuk meringankan beban masyarakat. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Benny.

Baca Juga : Ketua Fraksi PDIP Barito Utara: Koperasi Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Desa
3. Hadir Bukan Hanya untuk Keamanan
Menurut IPTU Yusriansyah, Polri kini semakin memperluas perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga hadir dalam program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya merasa aman, tetapi juga sejahtera. Dengan adanya GPM, warga bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Ini adalah bukti Polri selalu hadir untuk rakyat,” tegasnya.
4. Komitmen Jangka Panjang Polres Barito Utara
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, IPTU Novendra W.P., menegaskan bahwa GPM akan terus digelar secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2025.
Target yang dicanangkan pun tidak main-main. Polres Barito Utara menargetkan penyaluran 193.000 kilogram beras SPHP ke seluruh kecamatan di wilayah hukumnya. Jumlah ini diharapkan mampu menekan lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang fluktuatif.
“Ini adalah bagian dari dukungan Polres Barito Utara terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga, sehingga stabilitas sosial dan ekonomi daerah juga lebih kuat,” ungkap IPTU Novendra.
5. Antusiasme Warga Desa Sikui
Masyarakat Desa Sikui menyambut gembira program pangan murah ini. Banyak warga yang rela datang sejak pagi hari demi mendapatkan beras berkualitas dengan harga ramah di kantong. Selain membantu ekonomi keluarga, program ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan antara masyarakat dengan aparat kepolisian.
“Alhamdulillah, dengan harga lebih murah kami bisa sedikit lega. Semoga program ini terus dilanjutkan,” ujar salah seorang warga.
6. Polres Jadi Mitra Sosial Masyarakat
Kegiatan GPM menunjukkan bahwa Polres Barito Utara kini semakin memposisikan diri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Program semacam ini diyakini akan semakin memperkuat hubungan antara polisi dan warga, sehingga tercipta suasana aman, damai, dan sejahtera di Kabupaten Barito Utara.















