RSUD dr. Murjani Tampil Memukau dalam Gelaran Pawai Pembangunan HUT ke-80 RI: Wujud Nyata Dedikasi Kesehatan untuk Semua
Inews Muara Teweh – Suasana Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Sabtu (30/8/2025) pagi, begitu semarak dan penuh warna. Ribuan warga memadati jalan-jalan utama untuk menyaksikan Pawai Pembangunan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pawai yang menjadi puncak perayaan ini tidak hanya menampilkan keindahan budaya dan kesenian lokal, tetapi juga menjadi bukti partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pelayanan publik. Di antara iring-iringan yang beragam, kehadiran RSUD dr. Murjani Sampit berhasil menyita perhatian dan menjadi sorotan utama.
Rumah Sakit Umum Daerah terbesar dan utama di Kotim ini hadir dengan konsep yang unik dan sarat makna. Mengusung nuansa kesehatan, rombongan dari RSUD dr. Murjani menghadirkan visualisasi yang kreatif. Mulai dari dokter, perawat, tenaga kesehatan, hingga staf administrasi turut serta dengan antusias, mengenakan seragam putihnya yang ikonik, dibalut dengan aksesoris merah putih, serta membawa berbagai atribut dan spanduk bertema kesehatan dan kemerdekaan.
Lebih dari Sekadar Pawai: Menyampaikan Pesan Kesehatan untuk Masyarakat
Suasana Keikutsertaan RSUD dr. Murjani dalam pawai ini jauh lebih dari sekedar memenuhi undangan atau memeriahkan acara. Ini adalah sebuah media komunikasi yang ampuh kepada masyarakat luas. Hal serupa disampaikan oleh Kepala Bagian Umum RSUD dr. Murjani, drg. Ari Wijayanto, kepada Kalteng Pos , partisipasi ini merupakan bentuk nyata dukungan rumah sakit terhadap nilai-nilai kemandirian, khususnya di bidang kesehatan.

Baca Juga: Yaqut Cholil penuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi kuota haji
“Pawai ini bukan sekedar acara seremonial, tapi juga kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin terus membangun kepercayaan masyarakat bahwa layanan di RSUD dr.Murjani hadir untuk semua,” tegas drg. Ari Wijayanto.
Pesan inklusivitas dan kesetaraan menjadi layanan inti dari penampilan mereka. Dalam setiap kesempatan, RSUD dr. Murjani konsisten menegaskan komitmennya untuk tidak membeda-bedakan pasien berdasarkan status sosial, ekonomi, atau latar belakang. Setiap warga yang datang berobat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik, berkualitas, dan penuh empati.
Rumah Sakit Rujukan yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Kotim
Sebagai rumah sakit rujukan utama wilayah Kotim dan sekitarnya, RSUD dr. Murjani memikul tanggung jawab yang besar. Suasana Kehadirannya menjadi tumpuan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis yang komprehensif. Partisipasinya dalam pawai pembangunan adalah cara untuk mengingatkan kembali peran strategisnya tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa RSUD dr. Murjani melayani semua golongan masyarakat. Tidak ada pembedaan perlakuan, karena setiap pasien berhak mendapatkan layanan terbaik. Rumah sakit ini juga menjadi pusat rujukan bagi pasien dari wilayah sekitar Kotim,” jelas drg. Ari Wijayanto.
Pesan ini disambut hangat oleh masyarakat. Sorak-sorai dan tepuk tangan kerap terdengar sepanjang rombongan rumah sakit melintas. Banyak warga yang tidak hanya terhibur oleh penampilan mereka, tetapi juga merasa tersentuh dan diingatkan akan pentingnya akses kesehatan yang merata.
Merayakan Kemerdekaan dengan Semangat Pengabdian
Di usia ke-80 Kemerdekaan RI, semangat yang dibawa RSUD dr. Murjani adalah refleksi dari semangat para founding fathers: semangat gotong royong, persatuan, dan keadilan. Dalam konteks kekinian, semangat itu diwujudkan melalui pengabdian tanpa henti di dunia kesehatan.
“Di bidang kesehatan, semangat pengabdian diwujudkan dalam layanan yang terbuka bagi seluruh warga,” ujar drg. Ari Wijayanto.
Penampilan RSUD dr. Murjani dalam Pawai Pembangunan HUT ke-80 RI ini adalah sebuah pernyataan sikap. Mereka tidak hanya hadir sebagai sebuah institusi, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Kotim yang turut berbahagia, turut bersyukur, dan berkomitmen untuk terus membangun negeri yang dimulai dari bidang yang menjadi tercakup: menjaga kesehatan bangsa.
Pawai telah usai, tetapi pesan yang dibawa akan terus bergaung. RSUD dr. Murjani telah kembali menjalankan tugas rutinnya melayani pasien, namun semangat kemandirian dan komitmen untuk “hadir untuk semua” yang mereka tunjukkan pada hari itu, akan terus dikenang dan menjadi penguat kepercayaan terhadap masyarakat pelayanan kesehatan yang inklusif dan hemat.















